Rabu, 19 Januari 2011

Kadang di masa senggang, gw suka sekali mencari hal-hal yang menarik, bisa dari web koran, Kaskus dan blog2 orang lain. Dan suatu hari gw menemukan sebuah topik yang akhirnya jadi inceran gw selama beberapa hari ini. Topik tersebut adalah Most Notable Photograph of All Time.

Setelah beberapa hari browsing dan berusaha mencari foto2 yang menarik, gw akhirnya cukup mengumpulkan beberapa foto yang bagi gw sendiri cukup berkesan. Berkesan baik karena uniknya, menyentuh, sejarah atau hanya seksi saja :)

Foto pertama kali yang sangat menyentuh dan menarik bagi gw adalah foto dibawah ini

SUDANESE GIRL AND VULTURE


Latar Belakang : Photo of Sudanese girl and vulture ini diabadikan oleh Kevin Carter saat dia berkunjung ke Sudan di Tahun 1993. Saat itu ia melihat seorang gadis kecil yang kelaparan berjalan ke pusat makanan. Gadis kecil itu merasa lelah dan beristirahat ditanah seperti pada gambar diatas. Pada saat itulah sebuah Vulture atau Burung Nazar atau Burung Pemakan bangkai datang mendekat. Foto ini mendapatkan Pulitzer Prize for Feature Photography tapi sang photographer bunuh diri karena dilanda perasaan bersalah tidak menolong dan memastikan gadis kecil tersebut selamat.

Pendapat: Seekor burung Nazar mendekati seorang gadis kecil kelaparan yang sangat lemah. Tidak ush nulis apa-apa lagi. Gambar itu telah menangkap betapa memprihatinkannya kelaparan di Afrika pada saat itu (mungkin sampai sekarang).

Thích Quảng Đức Self-immolation





Latar Belakang: Foto self-immolation ini diambil oleh Malcolm Browne. Biksu tersebut bernama Thích Quảng Đức dan aksi tersebut dilakukan sebagai protest atas larangan penyebaran agama Buddha dan Diskriminasi akan agama tersebut di Vietnam pada tahun 1960an.

Pendapat: Pertama kali gw melihat gambar ini, gw merasa kurang percaya. Karena bagaimana mungkin orang bisa tenang duduk meditasi saat tubuhnya dibakar api sebesar itu. Terlebih menurut yang gw baca, biksu tersebut memang tidak bergerak dan tidak teriak semasa tubuhnya terbakat tersebut. Luarrrr biiiiasaaaaaa. Butuh hati yang kuat untuk bisa seperti itu dan memang saat jasad Biksu tersebut di kremasi, hatinya tidak dapat dibakar dan menjadi abu tapi tetap mempertahankan bentuk aslinya.

Satu hal lagi yang gw menarik perhatian gw adalah kerelaan Biksu tersebut mengorbankan dirinya sendiri demi memperjuangkan cita-cita atau maksudnya. Tidak seperti teroris yang mengorbankan diri dan orang-orang tak bersalah lainnya.

*sebagai tambahan, kalo tidak salah, kegiatan membakar diri ini mulai ramai terjadi lagi di benua Afrika, seperti di Tunisia dan Mesir.

TANK MAN




Tank Man, atau Unknown Rebel, adalah sebuah julukan yang diberikan kepada seorang pengunjuk rasa di lapangan Tiananmen pada tanggal 5 Juli 1989. Orang yang hingga saat ini tidak diketahui namanya itu menjadi terkenal ketika aksi protesnya direkam, dipotret, dan dipublikasikan ke seluruh dunia. Dalam peristiwa tersebut, sang pengunjuk rasa berdiri menentang barisan tank Tipe 59 Tiongkok dan menghentikan lajunya. (Copas dari Wikipedia :D)

Pendapat cuy: Dari yang gw baca, ada dua macam heroic moment disini. Pertama adalah si pemuda yang berdiri ditengah2 laju tank tersebut. Kedua adalah aksi dari si pengemudi tank tersebut yang walau telah diperintahkan atasan, ia menolak untuk melindas sesama warga negaranya.
Keberanian the Tank Man (julukan bagi pria tersebut karena sampai sekarang keberadaannya tidak dapat ditemukan, apakah masih hidup atau sudah terbunuh) sungguh luar biasa. Untuk berdiri di depan tank2 tersebut pada masa pemerintahan China. Belum lagi sehari sebelumnya terjadi unjuk rasa di lapangan Tiananmen yang katanya menelan ratusan jiwa. Sungguh keberanian yang luar biasa.

The Execution of A Vietcong Guerilla




Latar belakang: Eddie Adam adalah photographer yang mengabdikan saat seorang Kepala Polisi Vietnam Selatan, Nguyễn Ngọc Loan mengeksekusi mati seorang gerilyawan Vietcong. Aksi ini diambil karena sang gerilyawan tersebut melakukan aksi pembantaian warga Vietnam selatan.

Pendapat: Waktu pertama kali gw ngeliat foto ini, yang terlintas di dalam pikiran gw adalah, mampus tuh yang nembak, reputasinya bakal hancur lebur. Dan memang, dari yang gw baca, reputasi kepala polisi tersebut hancur, bahkan dimasa tuanya di Amerika, dia kerap diganggu orang yang menganggap aksi eksekusi yang dia lakukan tidak berkemanusiaan. Sebenarnya bila kita melihat lagi latar belakang cerita dari foto tersebut, tindakan Kepala Polisi tersebut sangatlah manusiawi. Dia mengeksekusi seorang gerilyawan yang baru saja membantai teman dan keluarga temannya tersebut. Walau itu merupakan aksi balas dendam, itu merupakan aksi balas dendam yang wajar pada saat seperti itu. Sayang foto tersebut malah memberikan pengertian yang berbeda.

HANG MEN

Latar Belakang: Susah untuk mencari tahu kembali dari mana gw mendapatkan foto ini tapi kalau tidak salah ini merupakan foto penghakiman warga kulit putih kepada dua orang kulit hitam yang dituduh memperkosa seorang wanita kulit putih. Dimana? sudah tentu di Amerika.

Pendapat: Ada sesuatu yang mengerikan dari foto ini dan itu bukan mayat dari kedua orang kulit hitam tersebut TAPI EKSPRESI MUKA WARGA KULIT PUTIH YANG MENGEKSEKUSI KEDUA ORANG ITU. Wajah mereka semua kelihatan bahagia, senang bahkan sepertinya menganggap itu hanya aksi pertunjukkan biasa. Menghadapi kematian dengan ekspresi seperti itu merupakan hal yang sangat aneh menurut gw.

ONE VERSUS MANY



Latar Belakang: Yang ini juga kurang tahu dari mana dapatnya tapi kalau tidak salah merupakan gambar seorang ibu Yahudi yang menahan segerombolan prajurit yang sedang akan menggusur rumahnya. Sayangnya rumah ibu tersebut merupakan daerah permukiman illegal di tepi barat.

Pendapat: Kagum akan keberanian dan kekuatan ibu tersebut. Pria memang kuat tapi berhati-hatilah kepada seorang Ibu yang sedang melindungi tempat tinggal atau anak-anaknya. Karena kekuatan mereka akan melebihi lelaki manapun.

OMYARA SANCHEZ


Latar Belakang: Omyara Sanchez adalah seorang gadis berumur 13 tahun yang merupakan korban dari erupsi gunung berapi Nevado de Ruiz di tahunm 1985 di Armero, Colombia. Erupsi itu disertai dengan lahar membunuh sebanyak 25.000 orang. Omyara terjebak diantara water, concrete dan material lainnya. Selama tiga hari ia terperangkap diantara material tersebut dan selama tiga hari juga para volunter berusaha menyelamatkannya tapi gagal. Pada hari ketiga itu ia akhirnya meninggal. Tapi semangat dan keberanian dan juga senyuman yang Omyara tunjukkan selama usaha penyelamatan sungguh menyentuh orang-orang disana dan juga dunia.

Pendapat: Saat pertama kali melihat foto ini, sumpah gw ketakutan dan malam ini duduk sendirian diruangan yang sepi melihat foto itu membuat gw lebih ketakutan. Cara dia memandang kamera dan matanya yang hitam gelap tersebut benar2 menaikkan bulu kuduk. Dia seperti maaf, iblis. Tapi setelah gw membaca cerita lengkapnya di Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Omayra_S%C3%A1nchez barulah gw tau kalo dia itu adalah seorang malaikat. Seorang anak suci yang tetap menunjukkan keberanian, keluguan dan senyuman walau pada saat penderitaan. Semoga arwah tenang disisiNya.

Okeh sebenarnya masih ada foto2 yang ingin gw masukan tapi untuk sementara sekian saja dulu. Gw sambung di post berikutnya. Bye :D

2 komentar:

restu mengatakan...

creeeeepy De foto2nya >.<

HibiniuMeiJiku mengatakan...

Asli gw suka banget ma koleksi foto-foto lo...